Pentingnya bersahabat dengan orang-orang yang shalih

By | October 7, 2020

Dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu anhu, bahwa Nabi Salallahu alaihi wa sallam telah bersabda :
اِنَّمَا مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيْسِ السَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيْرِ فَحَامِلُ الْمِسْكِ اِمَّا اَنْ يُحْذِيَكَ وَاِمَّا اَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ وَاِمَّا اَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً وَنَافِخُ الْكِيْرِ اِمَّا اَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ وَاِمَّا اَنْ تَجِدَ رِيْحًا خَبِيْثَةً
Artinya:
“Sesungguhnya perumpamaan teman duduk yang baik dengan teman duduk yang jahat adalah seperti pembawa minyak kesturi dan orang yang meniup api (tukang besi). Orang yang membawa minyak kesturi itu mungkin akan memberi sesuatu kepadamu atau kamu akan membeli darinya atau mungkin kamu mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan orang yang meniup api itu mungkin dia akan membakar pakaianmu atau mungkin kamu akan mendapatkan bau busuk darinya.” (Muttafaq alaih)
> Pengesahan hadits :Diriwayatkan oleh al-Bukhari (VI/660-Fathul Bari) dan Muslim (2628)
> Kandungan hadits :- Dibolehkan memberikan perumpamaan dalam pembicaraan untuk mendekatkan pemahaman bagi pendengar.
– Larangan berteman dengan orang-orang jahat dan pelaku keburukan, sebab berteman dengan mereka akan berakibat jelek dalam agama maupun dunia.
– Anjuran untuk berteman dengan orang-orang shalih.
– Sucinya minyak <misk> (kesturi) dan dibolehkan memperjual belikannya. Oleh karena itu Rasulullah Salallahu alaihi wa sallam memberikan perumpamaan bagi teman yang shalih akan memberimu minyak kesturi untuk digunakan sebagai minyak wangi, ini menunjukkan kesucian dan dibolehkan mempergunakan nya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *